Covid-19: 'Varian baru' virus corona di Inggris, apa yang kita tahu sejauh ini?
News

Covid-19: ‘Varian baru’ virus corona di Inggris, apa yang kita tahu sejauh ini?

15 Desember 2020

Diperbarui 3 jam yang lalu

A woman receives a Pfizer/BioNtech jab in England

Sistem Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sudah berkomunikasi dengan pejabat Inggris terkait munculnya varian virus corona mutakhir.

Varian baru ini menjalar lebih cepat dari versi virus aslinya, tetapi diyakini tidak hendak lebih mematikan.

Sebagian besar Inggris tenggara, termasuk London, sekarang berada di bawah aturan pembatasan baru yang lebih ketat dalam upaya buat menekan penyebaran virus yang cepat.

Tidak ada bukti yang menunjukkan kalau varian baru ini bereaksi bertentangan terhadap vaksin.

Pada hari Minggu (20/12), Belanda memberlakukan pembatasan penerbangan penumpang dari Inggris sebab varian baru virus corona itu.

Larangan itu akan tetap valid hingga 1 Januari, kata pemerintah Belanda.

Coronavirus

Langkah itu dilakukan setelah pemungutan sampel di Belanda awal kamar ini menunjukkan varian baru virus corona yang sama seperti dengan ditemukan di Inggris.

Sementara mereka menunggu “kejelasan” tentang situasi di Inggris, pemerintah Belanda mengatakan “risiko macam virus baru yang diperkenalkan ke Belanda harus diminimalkan sebisa mungkin”.

Negeri Belanda juga mengatakan akan bekerja dengan negara-negara anggota Uni Eropa lainnya dalam beberapa hari mendatang untuk “mengeksplorasi ruang lingkup pemisahan risiko jenis virus yang dibawa dari Inggris itu”.

Apa yang kita ketahui tentang varian baru virus?

WHO menulis di akun Twitter bahwa mereka telah melakukan kontak dengan pejabat Inggris terkait varian mutakhir tersebut.

Dikatakan juga Inggris sedang berbagi informasi dari studi yang medium berlangsung terkait mutasi virus, serta bahwa WHO akan memberi fakta baru pada negara anggota & publik “saat kami mempelajari lebih lanjut tentang karakteristik varian virus ini [dan] implikasinya”.

Meskipun ada “ketidakpastian yang cukup besar”, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan varian baru mungkin bisa 70% lebih menular dari jenis virus yang lama.

Tetapi para pejabat mengatakan tidak ada petunjuk saat ini yang menunjukkan kalau varian baru tersebut menyebabkan level kematian yang lebih tinggi atau bereaksi secara berbeda terhadap vaksin atau pengobatan yang ada.

Boris Johnson

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, melaporkan kepada para anggota dewan di Mahkamah Rendah bahwa sedikitnya 60 pemerintah daerah telah mencatat infeksi dengan disebabkan oleh varian baru tersebut.

Hancock menjelaskan bahwa dalam sepekan lulus, terjadi lonjakan tajam dan eksponensial infeksi virus corona di London, Kent, sebagian daerah di Essex, dan Hertfordshire.

“Saat ini kami mengidentifikasi lebih dari 1000 kasus dengan varian ini terutama di Inggris Selatan meskipun kasus telah terlihat di hampir 60 wilayah tata laksana.

“Kami tidak mengetahui sejauh mana [lonjakan] ini dikarenakan varian baru tetapi apapun penyebabnya kita harus mengambil tindakan cepat serta tegas yang sayangnya teramat penting untuk mengendalikan penyakit mematikan itu sementara vaksin mulai disediakan. ”

Kepala Petugas Medis Inggris Prof. Chris Whitty berkata tes usap (swab test ) untuk virus corona yang ada akan mendeteksi varian baru dengan sebagian besar ditemukan di Kent dan wilayah sekitarnya dalam kira-kira minggu terakhir.

Perubahan atau mutasi berlaku pada protein ‘kait’ atau spike di dalam virus – bagian yang membantunya menginfeksi sel dan target vaksin-vaksin Covid yang sedang dikembangkan.

Masih sungguh-sungguh dini untuk mengetahui secara tentu pengaruh perubahan ini pada perilaku virus.

Prof. Alan McNally, pakar pada Universitas Birmingham, berkata kepada BBC: “Jangan panik. Ini tidak berguna [virus] lebih semoga menular atau lebih infeksius atau lebih berbahaya.

“Ini perlu terus kita amati.

“Upaya besar-besaran sedang dilakukan untuk mengkarakterisasi varian ini dan melakoni kemunculannya. Kita harus tetap sepi dan berpandangan rasional karena tersebut adalah evolusi virus yang lazim dan kita perkirakan varian-varian perdana akan muncul dan menghilang berbarengan waktu. ”

Dr. Jeremy Farrar, eksekutif Wellcome, mengatakan ini bisa oleh karena itu persoalan serius. “Pemantauan dan pengkajian harus berlanjut dan kita perlu mengambil langkah-langkah yang perlu buat mendahului virus. ”

Presentational white space

Analisis oleh James Gallagher, koresponden sains dan kesehatan BBC News

Ada aturan sederhana buat memahami “galur baru” atau “varian baru” virus: Tanyakan apakah karakter si virus telah berubah.

Ini benar penting karena virus bermutasi setiap saat, dan itu hal yang wajar.

Matt Hancock mengatakan varian perdana dari virus corona ini “mungkin terkait” dengan penyebaran yang lebih cepat di tenggara Inggris.

Ini tidak sama dengan mengatakan varian tersebut “menyebabkan” lonjakan kasus dan Hancock tidak menyatakan virus telah berevolusi sehinggal lebih mudah menyebar sebab orang ke orang.

Galur atau strain gres bisa menjadi lebih umum karena alasan yang tidak ada hubungannya dengan virus.

Satu penjelasan untuk kehadiran “galur Spanyol” selama musim panas adalah pariwisata.

Jadi saat ini tersedia tajuk berita yang menakutkan dalam mana-mana, tetapi masih belum tersedia bukti ilmiah yang mendetail untuk mengetahui seberapa signifikan penemuan ini.

Presentational white space

Prof Jonathan Ball, Profesor Virologi Molekuler di Universitas Nottingham, mengatakan: “Informasi genetik dalam banyak virus dapat berubah dengan sangat cepat dan terkadang mutasi ini dapat menguntungkan virus kepala dengan memungkinkannya untuk menyebar dengan lebih efisien atau meloloskan diri dari vaksin atau obat – tetapi banyak mutasi yang tak berpengaruh sedikit pun.

“Meskipun varian genetik gres dari virus tersebut telah muncul dan menyebar di banyak bagian di Inggris dan di semesta dunia, hal ini dapat terjadi secara kebetulan.

“Oleh karena itu, istimewa bagi kami untuk mempelajari setiap perubahan genetik yang terjadi, perlu mengetahui apakah perubahan tersebut memengaruhi perilaku virus, dan sampai ana menyelesaikan pekerjaan yang penting tersebut, terlalu dini untuk membuat permintaan tentang kemungkinan dampak dari pergantian virus. ”